Lima Alat Bantu Ajar Keren dari Play Store
Artikel / 16 Januari 2020

Ada banyak hal yang bisa dijadikan sebagai media belajar untuk anak-anak. Tidak selamanya menggunakan buku, tapi permainan atau game pun juga bisa dijadikan sebagai salah satu media bagi mereka untuk belajar dan mendapat banyak ilmu. Selain mendidik, hal itu juga menyenangkan mengingat jika banyak anak-anak suka bermain game. Nah berikut rekomendasi 5 game di Play Store yang bisa kalian gunakan sebagai media belajar untuk anak-anak. TinyTap, Games by Teachers TinyTap merupakan sebuah rangkaian pembelajaran yang komprehensif yang menampilkan berbagai game dan konten pembelajaran dari Oxford University Press. Fitur yang paling keren adalah kemampuan bagi anak-anak agar dapat mengubah ide agar sebuah game pendidikan dapat menjadi kenyataan tanpa memerlukan keterampilan coding. Mereka juga dapat membagikan hasilnya melalui aplikasi. Endless Alphabet Huruf ABC menjadi hidup dalam game Endless Alphabet ini. Dengan menampilkan lebih dari 100 kata, permainan puzzle interaktif ini dapat membangun pengetahuan tentang huruf dan kosa kata pada anak. Setelah memilih huruf alfabet, anak-anak akan diberi kata tertentu dengan huruf yang acak-acakan. Mereka hanya harus meletakkan kembali huruf-hurufnya pada posisi yang benar. Sago Mini Puppy Preschool Game ini diperuntukkan bagi balita dan anak-anak. Sago Mini Puppy Preschool mencakup beragam topik yang berbeda termasuk angka, pengenalan bentuk, kecocokan, dan musik. Beberapa kegiatan yang menyenangkan dengan 10 anak anjing lucu untuk membantu keterampilan berhitung dan…

Cara Jitu Memotivasi Siswa dan Anda Sendiri
Artikel / 15 Januari 2020

Memotivasi siswa bukan perkara gampang. Walaupun bukan perkara gampang masih saja guru melakukan pendekatan yang sama dari waktu ke waktu, apa itu? Dengan cara memberi nasihat dengan harapan nasihat nya manjur. bagaimana jika bagaimana tidak mempan? Gampang itu berarti masalah ada pada anak itu. Tak heran jika sekolah cenderung cari jalan singkat Dan potong kompas. Bulan depan mau UN, segera panggil motivator, dan diceramahi lah anak anak yang akan ikut ujian agar termotivasi. Padahal 1. Siswa yang punya motivasi hanya bisa dilahirkan dan dibentuk oleh guru yang juga punya motivasi 2. Motivasi siswa lahir dari usaha yang terstruktur dan terencana dari semua pihak yang ada di sekolah. Lantas apa yang bisa guru lakukan demi menciptakan siswa yang punya motivasi yang kuat untuk belajar? 1. Guru mesti sering bercerita bagaimana dirinya mengalahkan rasa enggan saat ingin maju. Siswa pun akan merasa bahwa pergulatan demi kemajuan diri dan lingkungan memerlukan usaha pribadi untuk lakukan perubahan. Guru yang tidak masuk hitungan adalah guru yang merasa cukup dan tidak mau belajar lagi, atau guru yang merasa dirinya lah yang paling benar dan sudah benar, maka tidak perlu repot memahami siswanya. 2. Sering sering lah membuat studi kasus yang mesti mereka pecahkan dalam kelompok, sesuai…

Teknis Menulis Jurnal Refleksi yang Efektif
Artikel / 14 Januari 2020

Saat ini sudah semakin banyak guru guru yang sadar untuk melakukan refleksi terhadap kinerjanya setelah menyelesaikan tugas mengajar di kelas. Hal ini merupakan tanda yang positif mengingat bahwa melakukan refleksi merupakan satu keharusan bagi seorang guru karena kegiatan refleksi akan memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kinerja guru. Namun kegiatan refleksi bukan sebatas menuliskan jurnal refleksi pada RPP yang dibuat guru dan sudah dilaksanakan kegiatan pembelajarannya namun jauh lebih penting adalah bagaimana guru dapat menjadikan catatan refleksi itu sebagai bahan untuk memperbaiki kesalahan atau kekurangan dalam mengajar. Untuk itu maka guru perlu mengetahui teknik penulisan jurnal refleksi yang efektif. Pada kesempatan ini saya memperkenalkan teknik 4M yang akan memandu guru dalam menuliskan refleksinya. Adapun yang dimaksud 4M adalah bahwa guru mengikuti langkah langkah sebagai berikut. M1 adalah guru menuliskan laporan secara umum bagaimana kegiatan pembelajaran berlangsung seperti hal positif apa yang terjadi serta bagaimana kegiatan berjalan secara keseluruhan. M2 adalah guru merespon atau mengungkapkan perasaannya setelah kegiatan belajar terlaksana. Termasuk bagaimana perasaan siswanya. M3 adalah guru menjelaskan bagian mana yang dirasakan merupakan masalah atau kendala yang dialami oleh siswa ketika mengikuti kegiatan termasuk bagaimana siswa memahami materi. Guru menjabarkan secara detail apa yang menjadi kesulitannya saat memimpin pembelajaran dan kesulitan yang dihadapi siswa….

4 Ciri Pendidik yang Mengajar dengan Hati
Artikel / 14 Januari 2020

Menjadi pendidik adalah sebuah perjalanan, jika anda berada didalamnya seberapa pun beratnya tugas yang diemban selalu ada perasaan ingin memperbaiki diri demi siswa. Mengajar dengan hati adalah seni, dikarenakan tiada rumus pasti dalam menjalankannya. Izinkan saya memberikan gambaran mengenai aturan bagaimana menjadi pendidik yang mengajar dengan hati. Berprasangka baik dengan semua pihak. Berprasangka baiklah kepada siswa yang diajar, kepada sesama guru, pimpinan sampai orang tua siswa. Berbaik sangka adalah upaya untuk mendahulukan rasa percaya lebih dahulu sebelum menghakimi atau memberikan label negatif. Dengan berbaik sangka akan membuat hidup seorang pendidik jauh lebih ringan tanpa beban dan terhindar dari rasa sensi, dan punya kemampuan dengan jernih melihat semua hal sebagai kesempatan melakukan perubahan demi meningkatkan diri. Dengan berpikiran terbuka dengan mudah ia menjadi suporter nomor satu bagi keberhasilan siswanya, obrolan dengan siswanya isinya adalah dialog yang mencerahkan dan memotivasi. Membuka diri dan berpikiran terbuka. Setiap kelas punya masalah nya masing masing. Guru yang mengajar dengan hati melihat semua tantangan sebagai cara terbaik untuk menguji cobakan strategi dan metode. Berpikiran terbuka membuat guru santai saja ketika metode atau strategi nya belum berhasil. Ia juga tak segan mencoba hal yang kecil dan sederhana sebagai wujud keinginan nya untuk menghadirkan sesuatu yang baru bagi…